Informasi

Takut pada hantu pada anak-anak

Takut pada hantu pada anak-anak

Takut pada hantu pada anak-anak
Ketakutan hantu adalah salah satu jenis ketakutan utama yang terjadi pada masa kecil si kecil. Ini bergabung dengan ketakutan akan kegelapan atau Bau-Bau. Anak-anak takut akan makhluk tak kasat mata yang tidak bisa mereka lihat atau sentuh. Ketakutan hantu khusus untuk usia prasekolah.

Bagaimana Anda membantu anak mengatasinya?

Ketakutan akan hantu, seperti banyak jenis ketakutan anak kecil lainnya, menghilang seiring bertambahnya usia. Namun, ada baiknya untuk tidak membiarkannya menangkap jiwa anak dan berubah menjadi fobia.

Ketakutan tidak hilang dengan cepat bahkan dengan intervensi. Para spesialis mengklaim bahwa dibutuhkan sekitar 1 tahun hingga rasa takut menghilang, bahkan jika Anda melakukan segala yang mungkin untuk membantu anak. Karena itu, Anda harus bersabar dengan si kecil dan meyakinkannya pada waktunya bahwa hantu tidak akan menyakiti mereka.

Tenangkan bayinya!

Dia bisa berteriak sangat keras saat "melihat" hantu itu. Dia akan takut dan mulai menangis. Pertama-tama, penting untuk menenangkan bayi dan menggendongnya. Jangan pernah mengabaikan ketakutannya. Anda tidak membantunya sama sekali jika Anda memberi tahu dia bahwa hantu itu tidak ada. Mereka nyata baginya!

Katakan padanya kamu tahu apa yang dia rasakan dan kamu mengerti bahwa dia takut hantu. Cobalah berbicara dengannya tentang sumber-sumber hantu ini (film, gambar, cerita, kegelapan, dll.). Tanyakan padanya apa yang dia rasakan dan di mana dia melihat hantu. Saya bisa memberi tahu Anda apa yang memicu ide-ide ini. Dengan cara ini, Anda akan berhati-hati agar bayi tidak lagi terkena sumber-sumber tersebut.

Mintalah anak itu menjelaskan apa yang dia lihat atau dengar!

Jika si kecil Anda akan menceritakan keseluruhan cerita kepada Anda, akan lebih mudah bagi Anda untuk mendekatinya dalam diskusi tentang hantu dan membantunya menyelesaikannya. Ada kemungkinan bahwa si kecil Anda bahkan akan menggambarkan teman imajinernya kepada Anda.

Teman imajiner adalah hal biasa di prasekolah dan merupakan bagian dari perkembangan normal anak-anak. Mereka menghilang dengan sendirinya saat anak tumbuh. Dengarkan baik-baik dan jangan memaksanya untuk memberi Anda detail jika dia tidak mau!

Teliti ruangan itu bersama-sama!

Setelah bayi tenang, mulailah mencari kamar untuk mencari hantu. Ambil senter dan cari semua tempat gelap yang mungkin Anda sembunyikan (di bawah tempat tidur, di lemari, dll.). Tunjukkan padanya bahwa tidak ada hantu di semua tempat ini. Kemudian angkat suara Anda dan "peringatkan" hantu bahwa pantas meninggalkan kamar anak Anda.

Anda dapat memiliki botol semprot berisi air dan memberi tahu mereka bahwa ketika Anda menyemprot hantu mereka menghilang. Bayinya akan lebih tenang!

Kemudian buat bersamanya sebuah kartu yang bertuliskan "Akses terlarang ke hantu" dan tempelkan di pintu kamar anak.
Kontrol permainan video, gambar dan film yang ditonton anak Anda!

Jangan biarkan anak menonton film, menggambar atau bermain video game yang berisi hantu, terutama di malam hari atau sekitar jam tidur. Mereka akan menekankan kecemasan dan ketakutan anak kecil itu. Ingatkan saudara yang lebih tua atau anak-anak lain untuk tidak memarahi si kecil tentang topik ini.

Anda dapat mencoba membuat film, beberapa kartun atau membaca cerita tentang hantu yang ramah dan imut. Dengan cara ini, anak akan mengajarkan Anda bahwa hantu tidak harus menakutkan dan jahat.

Biarkan lampu menyala di kamar Anda saat Anda tidur!

Ketika tiba waktunya untuk tidur, Anda bisa bertanya kepada anak apakah ia ingin membiarkan lampu menyala sepanjang malam. Tinggalkan senter di tempat tidur Anda agar merasa lebih terlindungi. Anda bahkan dapat meninggalkan semprotan dengan air yang "menghancurkan" hantu di ujung jari Anda.

Bagaimanapun, untuk menenangkannya, panggil hantu-hantu di ruangan itu dan suruh mereka untuk meninggalkan kamar anak Anda. Kemudian ingatkan dia bahwa dia telah menulis di pintu sebuah pesan yang melarang akses hantu. Pastikan tidak ada yang berani memasuki kamarnya karena pesan tertulis.

Yang paling penting adalah menanggapinya dengan serius. Jangan pernah memberi tahu anak itu bahwa "hantu tidak ada" atau "tidak lagi berperilaku seperti ini, bahwa ia tidak punya alasan". Untuk anak-anak kecil itu sangat nyata. Anda perlu sedikit lebih rendah pada tingkat pemahaman anak dan memahami apa yang terjadi untuk mengetahui cara mendekati topik ketakutan akan hantu.

Tags Takut anak Takut anak gelap Bau Bau anak Takut anak Emosi anak Takut anak fobia