Gudang

Tes (penyaringan) pendengaran pada bayi baru lahir

Tes (penyaringan) pendengaran pada bayi baru lahir

Pada minggu-minggu pertama setelah kelahiran, bayi akan menjalani beberapa tes rutin dan analisis untuk mengamati evolusi kesehatannya. Salah satunya mengacu pada penilaian pendengaran bayi baru lahir, kemampuan mereka untuk memahami suara-suara tertentu yang nantinya akan membantu mengembangkan bahasa. Cari tahu apa yang perlu Anda ketahui tentang pemeriksaan pendengaran pada bayi baru lahir!

Mengapa bayi baru lahir perlu pemeriksaan pendengaran?

Sejumlah kecil anak-anak dilahirkan dengan masalah pendengaran, yang berarti mereka tidak mendengar suaranya dengan benar. Tes skrining khusus dapat mendeteksi masalah ini segera setelah lahir. Mendeteksi mereka secepat mungkin sangat penting untuk perkembangan masa depan bahasa dan ucapan anak.

Mengapa skrining bayi baru lahir penting?

Gangguan pendengaran atau gangguan pendengaran adalah salah satu gangguan pendengaran yang paling umum setelah lahir. Sekitar 2% anak-anak terpengaruh. Adalah penting untuk mengidentifikasi gangguan pendengaran sebelum mereka berusia 6 bulan. Jika ini terjadi lebih cepat, anak-anak itu memiliki peluang lebih baik untuk mengembangkan keterampilan dan kemampuan yang setara dengan anak-anak yang tidak menderita ketika mereka memasuki kelas. Anak-anak yang tidak teridentifikasi dengan masalah-masalah ini hingga sangat terlambat (2-3 tahun) dapat menderita kekurangan ireversibel dan kemampuan berbicara, bahasa yang serius dan permanen, serta kemampuan kognitif yang buruk.

Apa saja anak-anak dengan faktor risiko tinggi untuk masalah pendengaran?

Semua anak memiliki skrining pendengaran setelah lahir, tetapi ada kategori bayi baru lahir yang harus diperiksa secara menyeluruh. Kategori ini mencakup anak-anak yang lahir dari ibu yang:

  • mereka telah menderita berbagai kondisi selama kehamilan;

  • memiliki riwayat keluarga dengan gangguan pendengaran;

  • telah terpapar obat-obatan tertentu yang diketahui memiliki efek buruk pada pendengaran.

Anak-anak lain dengan kebutuhan khusus untuk pemutaran film ini adalah:

  • mereka yang lahir prematur;

  • mereka yang memiliki berat badan lahir rendah;

  • mereka yang kekurangan oksigen (hipoksia) atau memiliki masalah saat lahir;

  • yang memiliki warna kulit kuning (jaundice);

  • yang memiliki sindrom yang terkait dengan gangguan pendengaran;

  • mereka yang melahirkan bentuk kepala atau wajah yang tidak normal;

  • yang menderita infeksi saat lahir seperti cytomegalovirus, sifilis, herpes, toksoplasmosis, dll;

  • Mereka yang menerima skor Apgar rendah.

Bagaimana skrining pendengaran dilakukan pada bayi baru lahir?

Skrining sama sekali tidak menyakitkan bagi anak. Ini adalah metode non-invasif yang melibatkan menjaga anak di tempat yang tenang, di mana ia harus tetap diam.

Perawat atau dokter menempatkan di telinga bayi yang baru lahir sebuah probe kecil yang memiliki mikrofon dan speaker. Ini menghasilkan serangkaian suara. Ketika telinga bagian dalam memproses suara, impuls listrik dikirim ke otak. Ini menunjukkan bagaimana anak merespons suara.

Ada juga tes lain, di mana 3 sensor kecil yang terhubung ke monitor ditempatkan di kepala anak. Letakkan dua probe kecil di telinga dan kirim serangkaian bip. Komputer mengukur bagaimana anak merespons suara.

Hasil segera tersedia. Jika ada tanda-tanda bahwa bayi tersebut menderita gangguan pendengaran tertentu, dokter akan melakukan tes lain dan memberi tahu orang tua apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Tag Mendengar pada bayi baru lahir Masalah mendengar anak-anak Bayi indera