Pendek

Infertilitas menurunkan risiko kanker payudara

Infertilitas menurunkan risiko kanker payudara



Sebuah studi yang melibatkan 116.000 wanita menunjukkan bahwa jumlah kasus kanker payudara lebih rendah pada wanita yang memiliki masalah kesuburan karena disfungsi ovulasi daripada wanita yang dikandung dengan sangat mudah, lapor Reuters Health.
Data infertilitas ovulasi telah dikumpulkan selama 2 tahun sejak 1989 dan kasus kanker payudara dimasukkan pada tahun 2001.
Sementara itu, 1.357 kasus kanker invasif telah didiagnosis. Secara keseluruhan, wanita yang memiliki disfungsi ovulasi memiliki risiko 25% lebih rendah terkena kanker payudara dibandingkan mereka yang tidak memiliki masalah ovulasi.
Selain itu, risiko kanker payudara lebih rendah pada wanita yang diinduksi berovulasi sebagai pengobatan untuk kesuburan.
Temuan penelitian ini, kata para peneliti, menggembirakan karena banyak wanita khawatir tentang implikasi jangka panjang dari perawatan kesuburan.
Namun, penulis penelitian merasa sulit untuk memisahkan efek obat yang sebenarnya untuk mengobati infertilitas dan infertilitas karena wanita yang tetap paling sulit untuk mendapatkan hampir pasti akan menggunakan obat tersebut untuk waktu yang lama.
Alina Sica
editor
20 Desember 2007