Informasi

TV, sebagai pengasuh virtual

TV, sebagai pengasuh virtual


Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal "Archives of Pediatrics and Adolescent Medicine," banyak orang tua mengabaikan peringatan dokter anak yang mengklaim bahwa televisi menyebabkan efek serius pada perkembangan otak anak-anak. 40% bayi hingga tiga bulan menonton TV setiap hari, dan persentasenya mencapai 90% untuk anak-anak hingga dua tahun. Survei ini dilakukan oleh Tamaki Foundation dan Institut Nasional Amerika untuk Kesehatan Mental dan melibatkan 1.000 orang tua dengan anak-anak berusia antara dua bulan dan dua tahun. 23% orang tua yang disurvei mengakui bahwa TV memiliki efek relaksasi pada anak-anak mereka, sementara 21% mengklaim bahwa mereka menggunakan TV sebagai pengasuh virtual.
Frederick Zimmerman, seorang peneliti di University of Washington dan penulis utama studi ini, telah menunjukkan bahwa over-TV sebelum usia tiga tahun mengurangi perhatian dan mempromosikan perilaku agresif. Arlette Streri, profesor di Paris-Descarters University, spesialis psikologi perkembangan anak, menjelaskan. Pada usia ini, TV menawarkan gambar dua dimensi yang tidak dapat dianalisis oleh otak mereka. Yang lebih serius adalah banyak orang tua yang meyakini kebajikan kognitif TV, 68% mengatakan mereka meninggalkan bayi mereka di depan layar tanpa tertarik pada subjek dan kualitas program.
(Magda Marincovici)
Baca seluruh artikel di: Jurnal Nasional
16 Mei 2007


Video: ProsesiPeresmianKantorDPWPKBJawaTimur-Ahad, (September 2021).